Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Semarang Terima Audiensi Garda Pengawas Demokrasi (GAWAD), Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif

Audiensi dengan Garda Pengawas Demokrasi (GAWAD)

SEMARANG – Bawaslu Kota Semarang menerima audiensi Garda Pengawas Demokrasi (GAWAD) pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Ruang Integritas Lantai 2 Bawaslu Kota Semarang. Audiensi yang diagendakan pukul 13.00 WIB tersebut menjadi forum diskusi awal untuk memperkuat peran GAWAD dalam Pengawasan partisipatif. Audiensi dihadiri oleh sejumlah anggota GAWAD dan diterima langsung oleh Koordinator Divisi Pengawasan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Semarang, Dwijaya Samudra Suryaman.

Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penyusunan landasan hukum organisasi, struktur kepengurusan, penyusunan program kerja, hingga peluang kolaborasi dengan Bawaslu Kota Semarang. Dalam audiensi tersebut, GAWAD menyampaikan terkait rencana untuk membentuk badan hukum. Dwijaya Samudra Suryaman mendorong agar inisiatif tersebut segera ditindaklanjuti secara kolektif oleh seluruh anggota GAWAD, termasuk dengan melakukan audiensi lanjutan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk persiapan proses pendaftaran organisasi kemasyarakatan.

Audiensi dengan GAWAD


Terkait struktur kepengurusan, GAWAD telah membentuk susunan organisasi sesuai dengan arahan yang sebelumnya diberikan oleh Bawaslu Kota Semarang. Untuk menunjang keberlangsungan program kerja, GAWAD juga merencanakan untuk mengadakan rapat internal guna mematangkan agenda kegiatan serta menetapkan sekretariat organisasi yang berlokasi di wilayah Pedurungan.

Dalam rangka memperkenalkan GAWAD kepada masyarakat luas, Bawaslu Kota Semarang mendorong pemanfaatan berbagai kanal publikasi, seperti media sosial dan media alternatif lainnya. Bahkan, GAWAD juga didorong untuk memanfaatkan ruang Podcast Integritas Bawaslu Kota Semarang sebagai sarana edukasi dan sosialisasi pengawasan partisipatif.

Menanggapi pertanyaan terkait rencana pelantikan organisasi dan pengelolaan konten pasca tahapan pemilu, Dwijaya Samudra Suryaman menyampaikan bahwa pelantikan merupakan pilihan yang dapat dipertimbangkan secara fleksibel oleh internal organisasi. Sementara itu, dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat, GAWAD diharapkan mampu berinisiatif menghadirkan konten kreatif dan edukatif yang relevan serta menarik bagi publik.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Semarang Dwijaya Samudra S menerima dengan baik audiensi tersebut

“Dari sekian organisasi paska Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2025, yang paling aktif di Jawa Tengah saat ini adalah GAWAD. Harapannya, organisasi ini dapat terus konsisten, berkembang, dan menjadi organisasi yang besar,” ujar Dwijaya Samudra Suryaman.

Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, saling mengisi, dan saling mengingatkan agar dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi pengawasan demokrasi.

Audiensi ini menjadi langkah awal sinergi antara Bawaslu Kota Semarang dan GAWAD dalam menguatkan pengawasan partisipatif yang selaras dengan semangat slogan GAWAD, “Awasi, Kawal Demokrasi”.*

Penulis: Zuhdi Anwar

Editor: Arief Rizal

Foto: Humas