Lompat ke isi utama

Berita

Ketiga Kalinya Digelar, Saka Adhyasta Jadi Wadah Anak Muda Kawal Demokrasi

Bawaslu Kota Semarang menggelar Pelatihan Saka Adhyasta Pemilu ketiga kalinya di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang, pada Rabu, 29/04/2026

Bawaslu Kota Semarang menggelar Pelatihan Saka Adhyasta Pemilu ketiga kalinya di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang, pada Rabu, 29/04/2026

SEMARANG – Bawaslu Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan partisipatif dengan menggelar untuk Pelatihan Saka Adhyasta Pemilu ketiga kalinya. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang pada Rabu (29/4).

Pelatihan ini diikuti oleh siswa penegak dari SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang, serta menghadirkan jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Semarang sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu dalam mencetak kader pengawas partisipatif dari kalangan generasi muda.

Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Semarang, Fernanda Allice, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas bagi pemilih pemula.

“Melalui pelatihan ini, adik – adik tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga mendapatkan bekal pengetahuan dan pemahaman, khususnya di bidang kepemiluan,” ujarnya

Pelatihan Saka Adhyasta

Dalam sesi materi, Staf Sekretariat Bawaslu Kota Semarang, Vika Restu, menyampaikan materi Krida Pengawasan yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan Pemilu.

“Krida Pengawasan menekankan pentingnya memahami setiap tahapan dalam proses Pemilu secara menyeluruh. Dalam krida ini, akan dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan di tiap tahapan, sehingga dapat melakukan pengawasan secara lebih tepat dan efektif,” jelas Kak Vika

Pelatihan Saka Adhyasta

Selain itu, materi Krida Penindakan disampaikan oleh Kak Ilham dan Kak Hera yang turut hadir sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, mereka menjelaskan mekanisme penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Pemilu.

“Melalui Krida Penindakan, adik – adik  diberikan pemahaman mengenai alur penanganan pelanggaran, mulai dari temuan atau laporan, proses kajian, hingga tindak lanjut. Hal ini penting agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani secara tepat, transparan, dan sesuai regulasi.” ungkap Kak Hera

Pada pelaksanaan pelatihan ke-3 ini, Bawaslu Kota Semarang berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat sebagai pengawas partisipatif.

Penulis : Diera Mayang

Editor : Fernanda Allice

Foto : Humas