Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Bawaslu Kota Semarang Terima Mahasiswa Magang
|
Semarang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang menerima mahasiswa peserta program magang dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Semarang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pengawasan demokrasi. Kegiatan penerimaan dilaksanakan pada Senin (29/6) di Ruang Integritas Bawaslu Kota Semarang.
Bawaslu Kota Semarang menerima empat mahasiswa magang periode Juli hingga September 2026 yang terdiri atas tiga mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan satu mahasiswa dari Universitas Diponegoro (UNDIP). Selama mengikuti program magang, para peserta akan memperoleh pembelajaran mengenai kelembagaan Bawaslu, pengawasan pemilu, serta pengalaman praktik melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pengawasan, khususnya pada tahapan pra-pemilu.
Kegiatan penerimaan peserta magang dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kota Semarang, Euis Noor Faoziah, selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan, serta turut didampingi oleh jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Semarang, yakni Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, dan Hukum, Arief Rizal, bersama Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Fernanda Allice Pradita, selaku mentor peserta magang. Sementara itu, Anugerah Irfan Darmansyah, selaku Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, bertindak sebagai fasilitator dalam pelaksanaan program magang.
Dalam sambutannya, Euis Noor Faoziah menyampaikan bahwa program magang merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi wujud sinergi antara Bawaslu Kota Semarang dengan berbagai perguruan tinggi dalam menciptakan ruang pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa.
"Melalui program magang ini, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai tugas dan fungsi Bawaslu. Kami berharap pengalaman yang diperoleh tidak hanya menambah pengetahuan tentang kepemiluan, tetapi juga menumbuhkan semangat berpartisipasi dalam menjaga demokrasi," ujar Euis.
Euis menjelaskan bahwa peserta magang tidak hanya akan terlibat dalam pekerjaan administratif, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung proses pengawasan pemilu melalui berbagai kegiatan di lapangan.
"Kami berharap para peserta magang tidak hanya memahami teori mengenai kepemiluan, tetapi juga merasakan secara langsung bagaimana Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan di lapangan. Dengan pengalaman tersebut, kami berharap teman-teman memiliki pemahaman yang utuh mengenai tugas, fungsi, dan peran Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi," jelas Euis.
Senada dengan hal tersebut, Arief Rizal menekankan bahwa program magang tidak hanya menjadi wadah untuk menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang kepemiluan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme.
"Selama menjalani magang di Bawaslu Kota Semarang, teman-teman tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik universitas dan Bawaslu. Karena itu, saya berharap teman-teman dapat menjaga sikap, etika, serta tanggung jawab dalam setiap kegiatan. Jika ada hal yang belum dipahami atau menemui kendala, jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi dengan mentor maupun fasilitator agar proses belajar dapat berjalan dengan baik," pesan Arief.
Melalui program magang ini, Bawaslu Kota Semarang berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki pemahaman tentang demokrasi, kepedulian terhadap proses kepemiluan, serta mampu menjadi agent of change dan pelopor pengawasan partisipatif di lingkungan kampus maupun masyarakat.*
Penulis: Humas
Editor: Fernanda Allice
Foto: Humas