Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Bawaslu dan DPRD Kota Semarang, Edukasi Persiapan Dini Pemilu 2029 di Krobokan

Foto Bersama Anggota Bawaslu Kota Semarang, DPRD Kota Semarang  dan Warga Kelurahan Krobogan

SEMARANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang memperkuat langkah pencegahan dan edukasi masyarakat sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029. Anggota Bawaslu Kota Semarang, V. Silvania Susanti, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pemilu Partisipatif untuk Tahapan Pemilu Tahun 2029 yang digelar di Balai Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara Bawaslu dan DPRD Kota Semarang dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan warga dalam mengawal proses demokrasi sejak dini.

Selain V. Silvania Susanti, kegiatan menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Winarto dan Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Joko Susilo sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Joko Susilo, mengingatkan pentingnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi pelanggaran pemilu. Beliau menegaskan agar warga tidak tergiur oleh praktik politik uang yang merusak esensi demokrasi.

Anggota DPRD Kota Semarang
Anggota DPRD Kota Semarang Joko Susilo memberikan materi kepada warga Kelurahan Krobokan (14/10)

"Warga masyarakat harus cerdas, baik dalam melakukan tindakan preventif (pencegahan) terhadap setiap ada pelanggaran pemilu nantinya. Jangan sampai ikut terbawa suasana money politik (politik uang). Saya juga mengajak warga untuk ikut melakukan pengawasan partisipatif di lingkungan sekitar yang paling dekat," ujar Joko Susilo.

Sejalan dengan hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyoe Winarto, menitikberatkan pesannya pada aspek edukasi jangka panjang. Beliau terus mendorong masyarakat untuk membangun kesadaran politik yang sehat demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Menutup jalannya pemaparan, Anggota Bawaslu Kota Semarang, V. Silvania Susanti, mengapresiasi antusiasme warga dan menekankan pentingnya aksi nyata di lapangan. Bawaslu membutuhkan peran aktif masyarakat sebagai perpanjangan tangan pengawasan di tingkat basis.

Konsolidasi Demokrasi oleh V. Silvania Anggota Bawaslu Kota Semarang
Anggota Bawaslu Kota Semarang melakukan sosialisasi partisipatif terkait persiapan Pemilu Tahun 2029 di Kelurahan Krobokan (14/10)

"Kami akan selalu mendorong dan terus melakukan langkah nyata agar masyarakat ikut berpartisipasi aktif. Jika melihat atau menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu, segera laporkan ke Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) atau langsung ke Bawaslu Kota Semarang. Mari kita ikut aktif saling menjaga demokrasi ini demi Indonesia yang semakin baik," tegas Silva.


Melalui sinergi kokoh antara Bawaslu dan DPRD Kota Semarang, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pengawas partisipatif di tingkat kelurahan yang siap mengawal kualitas dan integritas tahapan Pemilu 2029.

Penulis : Ghea Ajrina Fadhila

Editor: Fernanda Allice