Tingkatkan Pengelolaan JDIH dan Literasi Hukum, Bawaslu Kota Semarang Lakukan Studi ke Kantor Hukum Unnes
|
Semarang – Dalam rangka meningkatkan pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta Literasi Hukum, Bawaslu Kota Semarang lakukan kunjungan studi ke Kantor Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Selasa (7/4/2026) bertempat di gedung Rektorat Unnes.
Kunjungan ini diikuti oleh Anggota Bawaslu Kota Semarang Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani, Euis Noor Faoziah, Ketua Tim JDIH Bawaslu Kota Semarang Arief Rizal, serta jajaran Tim Pengelola JDIH Bawaslu Kota Semarang. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan JDIH dan literasi hukum yang telah diterapkan oleh Kantor Hukum Unnes.
Maria menyampaikan bahwa kunjungan studi ke JDIH Unnes ini merupakan bagian dari komitmen Divisi Hukum untuk meningkatkan pengelolaan JDIH serta literasi hukum pada Bawaslu Kota Semarang.
"Pada penilaian kinerja pengelolaan JDIH tingkat Perguruan Tinggi Tahun 2025 lalu yang diselenggarakan Kementerian Hukum Republik Indonesia, JDIH Unnes meraih peringat 3 (tiga). Sehingga membuat kita Bawaslu Kota Semarang bertekad untuk mempelajari pengelolaan JDIH”, tutur Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa.
Dalam sambutannya, Sekretaris Unnes sekaligus Penanggungjawab JDIH Prof. Dr. Sugianto, M.Si bercerita tentang lahirnya JDIH Unnes hingga sekarang.
"JDIH Unnes berdiri pada Januari 2024, lalu terintegrasi dengan JDIH Nasional pada Agustus 2024, kemudian Desember 2024 lulus uji keamanan sistem. Pada April 2025 mendapatkan peringkat ke-2 tingkat Provinsi kategori Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Pemprov Jateng, selanjutnya pada Desember 2025 meraih peringkat ke-3 tingkat Nasional kategori Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum Republik Indonesia". ungkapnya.
Kepala Kantor Hukum Unnes Dr. Cahya Wulandari, S.H., M.Hum menambahkan bahwa JDIH Unnes memiliki berbagai fasilitas, layanan dan inovasi.
"JDIH Unnes mempunyai berbagai fasilitas, layanan dan inovasi diantaranya terdapat web beserta aplikasi mobile JDIH, layanan konsultasi hukum elektronik, layanan penyandang disabilitas, pojok JDIH, layanan kios elektronik hingga merchandise". ucapnya.
Selanjutnya, Tim JDIH Bawaslu Kota Semarang diajak room tour ke Kantor Hukum Unnes, gedung Kearsipan, Pojok JDIH di Admisi dan Layanan Terpadu, hingga ke Perpustakaan Hukum.
Melalui studi ini, Bawaslu Kota Semarang berharap dapat meningkatan pengelolaan JDIH serta literasi hukum dengan baik, serta nantinya JDIH Bawaslu Kota Semarang dapat berkolaborasi dengan JDIH Unnes terkait publikasi informasi dan literasi hukum.*
Penulis: Nining Herawati
Editor: Arief Rizal
Foto: Humas